CUSTOMER SERVICE

 

 

Pemesanan & Pengiriman

 

Mbak Putri

Call/SMS: 081226888102

metafisika102@gmail.com

Line ID: metafisika102

Whatsapp: 081 226 888 102

 

 

 

Line dewi aura

 

 

 

whatsapp dewi aura

 

 

Hari & Jam Kerja

 

Senin-Sabtu, 08:00-16:00 WIB

Minggu & tanggal merah kami libur

Diluar jam kerja, bisa Email/SMS

 

 

 

 

Cara Buang Sial Menurut Agama Islam Yang Bisa Anda Lakukan

Artikel » Cara Buang Sial Menurut Agama Islam Yang Bisa Anda Lakukan

Cara Buang Sial Menurut Agama Islam Yang Bisa Anda Lakukan - Pernahkah bertanya pada diri sendiri, bagaimana cara buang sial menurut islam? Adakah jalan benar dan halal yang dapat kita lalui?

Sial adalah tidak mujur dan segala usahanya selalu tidak berhasil (seperti sukar mendapat rezeki, sukar mendapat jodoh).

Namun, kata sial ini juga bisa bermakna lain, seperti nasib buruk yang terus menerus mengintai.

Kata sial juga berkaitan dengan musibah. Terkadang, orang-orang selalu menganggap diri mereka sial ketika terus-menerus dilanda musibah.

Lalu, adakah jalan dan cara buang sial menurut agama Islam?

Baik sahabat aura.

Berikut ini adalah 5 Cara Buang Sial yang Paling Sederhana Menurut Ajaran Islam.

1. Berdoa.

Nasib buruk yang dialami manusia adalah bentuk ujian yang diberikan oleh Allah SWT.

Doa yang kita panjatkan pada Allah SWT pasti terdengar, entah itu dikabulkan secara langsung atau tidak.

Allah SWT tidak akan menolak doa, jawaban ‘tidak’ dari Yang Maha Kuasa berarti ‘ada jalan yang lebih baik bagimu’.

Allah SWT juga tidak akan menguji di luar batas kemampuan umatnya seperti yang tercatat pada Surat Al-Baqarah.

 

 

2. Bersedekah.

Sedekah adalah sebuah tindakan yang dimuliakan Allah SWT. Tindakan mulia ini masuk ke dalam salah satu sunnah dengan jumlah pahala yang berlimpah.

Tidak hanya agama, sedekah merupakan wujud tenggang rasa sesama manusia demi kesejahteraan hidup.

Agama adalah amal. Dan segala nikmat beragama akan terasa apabila kita mengamalkannya.

 

3. Kesungguhan Takwa.

Cara buang sial menurut agama Islam berikutnya adalah dengan kesungguhan takwa.

Dalam surat Al-Tholaq ayat 2 sampai 3, Nabi Muhammad bersabda…

Siapa yang bertakwa maka Allah jadikan baginya jalan keluar. Dan Allah karunia kan rezeki dari arah tak terduga. Siapa yang menyerahkan urusannya kepada Allah maka akan dicukupkan (nikmat dan kebutuhannya)

 

Ini artinya, kesungguhan dan keseriusan takwa umat manusia akan mengantarnya pada jalan yang lurus dan penuh berkah, serta menjauhkannya dari peristiwa buruk dalam hidup.

4. Mendapatkan Ridho Orang Tua.

Orang tua adalah sosok yang penting dalam kehidupan kita semua.

Setelah kita bertakwa dan mendapatkan ridho langit dari Allah SWT, saatnya kita mengumpulkan ridho dari bumi.

Ridho dan doa paling bermanfaat datang dari orang tua.

Doa dan restu mereka dapat mengantarkan kita kemana saja, dari tempat-tempat di bumi sampai di surga kelak.

Nasehat ini pernah dilontarkan oleh Nabi Muhammad SAW yang berbunyi, “Ridho Allah ada pada ridho orang tua dan murka-Nya ada pada murka kedua orang tua.”

5. Berpikir Sukses, Bukan Gagal.

Saat nasib buruk terus-menerus menimpa, sudah wajar bila seorang manusia merasa tidak berdaya dan susah berpikir positif.

Kadang, kita bahkan berfikir Tuhan tidak adil dan tidak sayang pada umatnya. Kenyataannya tidak seperti itu. Seperti pepatah mengatakan roda pasti berputar.

Kita tidak akan selamanya berada di bawah, ada masanya kita akan merasakan nikmat yang diberikan oleh Allah SWT.

Saat “kesialan” menghantui, berdoalah kepada Tuhan Yang Maha Esa agar selalu membimbingmu melalui segala macam rintangan dan cobaan.

Teruslah kejar impian dan kesuksesan yang hendak kamu capai, niscaya Allah SWT pun akan mengabulkan semua doamu di saat waktu yang tepat.

Baik sahabat aura, itulah tadi 5 Cara Buang Sial yang Paling Sederhana Menurut Ajaran Islam. Semoga informasi yang saya sampaikan bermanfaat untuk Anda.

Jika Anda ingin berkonsultasi lebih lanjut mengenai bagaimana cara meningkatkan keberuntungan dalam hidup, Anda bisa hubungi nomor 081226888102 (Telepon/sms/WhatsApp).

Sekian dari saya, terimakasih telah menyimak hingga selesai. Dan mohon maaf apabila terdapat ucapan yang salah dalam artikel kali ini.

Wassalamu’alaikum Wr.Wb dan salam sejahtera.